Pertemuan 12
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Nama : Naufal Akbar Reza
Kelas : 17.4E.07
NIM. : 17190563
Sistem pakar (expert system) adalah sistem yang berusaha mengapdosi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Sistem pakar yang baik dirancang agar dapat menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dengan meniru kerja dari para ahli.
Struktur Sistem Pakar
A. Bagian utama Sistem Pakar
- Lingkungan pengembangan (Development environment): Digunakan untuk memasukkan pengetahuan pakar ke dalam lingkungan sistem pakar.
- Lingkungan konsultasi (Consultation environment): Digunakan oleh pengguna yang bukan pakar untuk memperoleh pengetahuan pakar.
B. Arsitektur Sistem Pakar
Gambar 1 : Arsitektur sistem pakar
- Antarmuka Pengguna (User Interface)
Merupakan mekanisme yang digunakan oleh pengguna dan sistem pakar untuk berkomunikasi. Antarmuka menerima informasi dari pemakai dan mengubahnya ke dalam bentuk yang dapat diterima oleh sistem. Selain itu antarmuka juga menerima dari sistem dan menyajikannya ke dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh pemakai.
- Basis Pengetahuan
Basis pengetahuan mengandung pengetahuan untuk pemahaman formulasi dan penyelesaian masalah.
Basis pengetahuan terdiri dari 2 elemen dasar, yaitu:
- Fakta : informasi tentang obyek dalam area permasalahan tertentu.
- Aturan : informasi tentang cara bagaimana memperoleh fakta baru dari fakta yang telah diketahui.
- Akuisisi Pengetahuan (Knowledge Acquisition)
Akuisisi pengetahuan adalah akumulasi transfer dan transformasi keahlian dalam menyelesaikan masalah dari sumber pengetahuan ke dalam program komputer.
Dalam tahap ini knowledge engineer berusaha menyerap pengetahuan untuk selanjutnya ditransfer ke dalam basis pengetahuan. Pengetahuan diperoleh dari pakar, dilengkapi dengan buku, basis data laporan penelitian dan pengalaman pemakai.
Metode akuisisi pengetahuan :
- Wawancara : metode yang paling banyak digunakan, yang melibatkan pembicaan dengan pakar secara langsung dalam suatu wawancara.
- Analisis protocol : merupakan suatu metode akuisisi pengetahuan dimana pakar diminta untuk melakukan suatu pekerjaan dan mengungkapkan proses pemikirannya dengan menggunakan kata-kata. (direkam, ditulis, dan dianailisis).
- Observasi pada pekerjaan pakar : merupakan suatu metode akuisisi dengan cara merekam dan mengobservasi Sesuatu pekerjaan dalam bidang tertentu yang dilakukan oleh pakar.
- Induksi aturan dari contoh : Induksi adalah suatu proses penalaran dari khusus ke umum. Suatu sistem induksi aturan diberi contoh-contoh dari suatu masalah yang hasilnya telah diketahui. Setelah diberikan beberapa contoh, sistem induksi aturan tersebut dapat membuat aturan yang benar untuk kasus-kasus contoh. Selanjutnya aturan dapat digunakan untuk menilai kasus lain yang hasilnya tidak diketahui.
- Mesin/ Motor Inferensi (Inference Engine)
Komponen ini mengandung mekanisme pola pikir dan penalaran yang digunakan oleh pakar dalam menyelesaikan suatu masalah.
Mesin inferensi merupakan program komputer yang memberikan metodologi untuk penalaran tentang informasi yang ada dalam basis pengetahuan dan dalam workplace dan untuk memformulasikan kesimpulan.
- Workplace / Blackboard
Workplace merupakan area dari sekumpulan memori kerja (working memory) yang digunakan untuk merekam kejadian yang sedang berlangsung termasuk keputusan sementara.
Ada 3 keputusan yang dapat direkam:
- Rencana : bagaimana menghadapi masalah
- Agenda : aksi-aksi yang potensial yang sedang menunggu untuk dieksekusi
- Solusi : calon aksi yang akan dibangkitkan
- Fasilitas Penjelasan
Adalah komponen tambahan yang akan meningkatkan kemampuan sistem pakar. Digunakan untuk melacak respond dan memberikan penjelasan tentang kelakuan sistem pakar secara interaktif melalui pertanyaan.
- Perbaikan Pengetahuan
Pakar memiliki kemampuan untuk menganalisa dan meningkatkan kinerjanya serta kemampuan untuk belajar dari kinerjanya. Kemampuan tersebut adalah penting dalam pembelajaran terkomputerisasi, sehingga program akan mampu menganalisis penyebab kesuksesan dan kegagalan yang dialaminya dan juga mengevaluasi apakah pengetahuan-pengetahuan yang ada masih cocok untuk digunakan di masa mendatang.
4. Tahap Pengembangan Expert System/Sistem Pakar :
- Mengidentifikasi masalah dan kebutuhan.
- Menentukan problem yang cocok.
- Mempertimbangkan alternatif.
- Menghitung pengembalian investasi.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar