Materi Pertemuan 2

Materi Pertemuan 2
 
Nama    : Naufal Akbar Reza
Kelas    : 17.4E.07
NIM     : 17190563

 1.Teknik Artificial Intelligence

Para pengembang AI berpegang kepada prinsip bahwa akan ada teknik penyelesaian untuk setiap permasalahan yang berbeda, dimana teknik itu akan didasari kapada kemampuan untuk memanipulasi symbol (create, modification, reproduction dan destruction).

2.Model-Model Artificial Intelligence berikut contohnya

Program kelas kedua berupaya memodelkan kemampuan manusia dalam melakukan sesuatu, yang berarti program pada kelas ini lebih mendekati kepada definisi tentang AI, yang berarti menjadi tidak mudah bagi komputer. Beberapa alasan dibuatnya model seperti ini al

1. Untuk membuktikan teori psychology tentang

kemampuan manusia. Contohnya adalah program yang mengekploitasi perilaku paranoid manusia berdasarkan percakapan yang dilakukan, sehingga dengan menganalisa hasil percakapan, seorang psycholog dapat menyimpulkan apakan sesorang termasuk paranoid atau tidak.

2. Untuk membuat komputer mengerti alasan manusia.

Contohnya, membuat komputer dapat membaca/mengerti berita di koran dan menjawab pertanyaan spt “mengapa buruh mogok kerja ?”, program semacam ini harus dapat mensimulasi proses pengambilan alasan yang dilakukan manusia.

3. Untuk membuat manusia mengerti alasan komputer.

Dalam banyak keadaan manusia enggan percaya pada output komputer kecuali dapat dimengerti bagaimana mesin mendapatkan hasil spt itu. Jika proses pengambilan alasan yg digunakan komputer sesuai dgn cara manusia maka akan lebih mudah untuk mendapatkan penjelasan yang dapat diterima.

 

3.Tingkatan Model

Sebelum kita membuat program AI ada baiknya kita tanya

pada diri kita beberapa hal, seperti :

“Apakah kita akan membuat program yang dapat melakukan hal secerdas yang dilakukan manusia ? ”

 

“ Apakah kita akan membuat program yang dapat melakukan sesuatu dgn cara yang sama dgn manusia ? “

Atau kita akan membuat program yang dapat melakukan sesuatu yang lebih mudah dengan cara yg lebih mudah.

 

Jawaban dari pertanyaan diatas akan memberikan batasan

dari pengembangan sistem / pembuatan program yang

akan kita lakukan.Usaha untuk membuat program yang menyajikan cara manusia

menyelesaikan masalah dapat dibagi kedalam dua kelas, yaitu :

 

Program kelas pertama mencoba menyelesaikan masalah

dengan cara yang tidak persis benar dengan definisi kita

tentang AI. Program yang termasuk kelas ini menggunakan

algoritma dan mekanisme yang mudah dan sederhana

untuk dilakukan oleh komputer tetapi biasanya sulit dan

tidak menarik untuk dilakuakan oleh manusia.Contoh program dalam kelas ini adalah Elementary

Perceiver and Memorizer (EPAM) [Feigenbaum, 1963] yang

dapat mengingat pasangan terkait dari suku kata, dimana

bila dimasukkan satu suku kata komputer tinggal

mencarinya dalam memori kata mana yang mengandung

suku kata yang dimaksud, yang pertama kali ditemukan

maka itulah jawabannya, bagi manusia tidak semudah itu

karena manusia selalu berfikir tentang arti dari kata yang

dimaksud sesuai dengan konteks, sehingga masalah spt ini

tidak menarik bagi manusia dan jarang dilakukan, namun

hal semacam ini sering dilakukan dalam psychotest untuk

mengetahui kemampuan mengingat seseorang.

 

4.Kriteria Sukses

Satu pertanyaan terpenting yang harus dijawab pada tiap

proyek penelitian ilmiah adalah “ Bagaimana kita tahu

kalau kita sudah berhasil ?”, begitu pula dalam AI.

Bagaimana kita tahu mesin yang kita buat cerdas ?

Menjawab pertanyaan itu sama sulitnya dengan menjawab

pertanyaan “Apakah kecerdasan itu ?” tapi dapatkah kita

melakukan sesuatu untuk memastikan kegiatan kita ?Tahun 1950, Alan Turing memperkenalkan metode untuk

menentukan apakah sebuah mesin dapat berpikir, yang

kemudian dikenal dengan sebutan Turing Test.

Untuk melakukan test ini diperlukan 2 orang dan 1 mesin.

Satu orang bertindak sebagai penanya yang berada pada

tempat terpisah dengan orang kedua dan mesin. Penanya

dapat bertanya kepada orang kedua atau mesin dengan

mengetikkan pertanyaannya dan menerima jawaban dalam

bentuk ketikkan juga. Penanya tidak tahu yang mana orang

yang mana mesin hanya si A dan si B, yang dilakukan oleh

penanya dengan pertanyaan adalah menentukan mana

yang orang, mana yang mesin. Tujuan dari test ini adalah

mengelabui sipenanya sehingga menganggap mesin

sebagai orang, caranya adalah membuat mesin tidak selalu

menjawab benar dan menunda waktu menjawab.Jika sang penanya akhirnya menyatakan mesin sebagai

orang, maka dapat dikatakan mesin berhasil melewati test,

dan dapat dinyakan bahwa mesin dapat berpikir.

Perlu waktu cukup lama dan perlu beberapa kali test dan

perbaikan sampai akhirnya mesin ini dapat melewati test

ini, namun hal yg menarik dari Turing Test ini adalah

bahwa yang diperlukan oleh mesin untuk lulus test ini

bukan jawaban yang benar atau tepat untuk tiap pertanyan

sehingga mesin tidak harus menjadi lebih cepat dan lebih

benar dalam menjawab setiap pertanyaan untuk

dinyatakan sebagai orang (cerdas) atau dapat berpikir

5.Potensi Manusia

1. Potensi Kecerdasan

Kecerdasan Spiritual

Kecerdasan Logika - Matematika

Kecerdasan Intrapersonal

Kecerdasan Musikal

Kecerdasan Natural

Kecerdasan Badan (Body) -Kinestetik

Kecerdasan Interpersonal

Kecerdasan Linguistik – Auditorial

Kecerdasan Spasial – Visual

2. Potensi Diri

Terdiri atas empat elemen yakni,

- Menerima diri

- Merumuskan Cita-cita

- Berinteraksi dengan lingkungan

- Mencari dan menciptakan pengalaman baru

3. Membangun Potensi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi Pertemuan 1

Pertemuan 10

Masalah Dan Metode Pecahan Masalah